Wednesday, June 1, 2011

Dahsyat Allah

Tabuh yang menggempar, kemudian memberi tanda isyarat, tabuh itu suara mengalun kemudian menyampaikan kabar berita, dan menjadi sebuah kevalidan sebuah absah, linear linear yang mengartikan, menjadi sebuah pijakan  dalam sebuah cerita, ah...hela nafas tanda jeda yg tiada habisnya, kemudian berlalu lalang menawarkan sejuta cerita baru, ku katakan ini hanya aroma sesaat yang membutakan dan tak bercermin, bahkan lusuh, merindu dan tak biasa karena tak bisa, kesejukan mendera seolah mewarnai segala asa, cipta dan karya, begitu mewarna hingga tertakjub dibuatnya, jerami itu indah dan dahsyat, ketika bertemu, menyatu tiada habis warna jingga mewarna, seolah kebesaran tak mewakili atas kedalam begitu besarnya, lentur, lembut serta lunak yang luar biasa, bukan untuk ku dan sungguh bahagia bertemu itu, tak ada kilas balik dan tak ingin menorehkan itu kembali, disana aku ada dan disana aku berdiri disana aku berpijak dan selalu bertemu dalam sebuah kebesaran, sehingga apresiasi ini dahsyat dan syukur tak terhingga karena kebesaran Mu tercipta, lantunan itu kini menggema, keindahan instuisi yang tercipta, sungguh ketakjuban dalam setiap sesi, begitu besarnya atas cerita ini
^_^ fabiayya alla i robbikuma tukadziban..nikmat apalagi yang kau dusta....