Sunday, September 16, 2012

Begitulah negeri


Negeri tercinta…
Dengan senyum ibu pertiwi
Dengan lambang suci serta keberanian yang benar
Suci yang putih menunjukkan keberagamaan yang benar-benar suci berasal dari illahi semata
Maka di kesucian itu mencerminkan etka-etika yang dijunjung tinggi
Anak-anak negeri yang lugu, senyum manis yang mengembang yang suci
Yang kelak akan memimpin negeri
Namun…
Kesucian itu terkadang di gunakan dengan kepentingan yang hitam kental yang lusuh
Bahkan Tuhan ku di jual demi hitam kental yang lusuh
Bahkan haknya si tak mampu diambil demi hitam kental yang lusuh
Dan jeritan-jeritan kelusuhan seolah mencerminkan kebenaran tapi sebenarnya hitam kental yang lusuh
Lalu anak negeri bertanya begitu kah sikap yang benar???
Anak yang lugu penug dengan metamorfase kehidupan yang disajikan tontonan hitam kental
Maka wajar…jika si anak negeri saling pukul, memukul, bahkan nyawa pun melayang diatas kehitaman dan husnul khotimah dan melekat dalam kematiannya
Sayang seribu sayang telah hilang sosok negeri kesucian
Sayang seribu sayang  ketika pelajaran agama an budi pekerti hanya berupa teori yang tak teraplikasikan
Serta yang ada contoh-contoh hitam kental yang ditampilkan
Terasa tak ada arah dimana hakikat kesucian
Maka apa yang terjadi kelak dalam hitungan waktu tradisi hitam kental masih mentradisi
Anak negeri yang malang, yang bermertamorfase hitam kental yang lusuh sayang seribu sayang
Contoh teladan yang hilang sayang seribu sayang