Monday, April 22, 2013

bukan galau

maaf maaf dengan kesucian...real adalah karya manfaat untuk kemaslahatan hidup, agar ketika nafas berakhir alfatihah selalu membasuhi tanah merah dlm peristirahatan terakhir,tak ingin tergulung dalam rantauan samudera, karena berdiri tegak bersamaNYa, dan maaf maaf tak ingin terbuaian lebih baik diam bersamaNya, bukan menghapus, bukan pula menghilangkan, bukan pula melupakan esensi manusiawi, jika Allah berkenan,jika Allah mentakdirkan maka waktu itu akan datang pada saatnya mengapa terus merenung, mengapa terus berkonsep, dan mengapa terus berceloteh padahal nanti saat nya bertemu jua,karena hidup bak titah dan hanya ada kata cukup bergerak kemudian bergerak dan bergerak, alur itu berjalan sendiri, ritme berjalan apa adanya. hanya sujud lalu peluk bersama Pemilik Kehidupan, Raja Kehidupan, dekapan erat

sujudkan

tahanus sergap ku seketika..melayang-melayang...
bukan karena terdiam atau tak bergerak, tapi mensucikannya
meringis, merintih, lemah tak berdaya atas liar seliarnya
kembalikan dalam konsentrasi yang utuh,...
sujudkan aku..
luruskan aku...
kembalikan aku. dalam fitrah Mu
walau esensi ku sebagai manusia
tapi dengan Mu resah ini hilang, kegelisahan ini mereda...
pagarkan dengan Ruh Mu...
yang ada cuma Mu...
air mata mengalir sedih meratapkan diri...