Friday, November 11, 2011

Sebuah Perspektif

Ah..helaan nafas selalu menarik setiap garis pandang, celotehan syair,atau mungkin kemarahan,hanya terdiam,dan tersipu bak senyum simpul bukan mengartikan kerasny hati,pikiran atau kemarahan2 yg tiada hbs,lalu terdiam bkn berarti diam,diam tetap dlm kelembutan,diam dlm sebuah keegoan,kemarahan,krn hanya sebuah perspektif dan sudut pandang,apalah arti sebuah spekulasi bila tanpa penelitian yg absah,untuk mendapatkan penelitian absah hrs menggunakan metodologi yg sesuai dgn fakta,bukan bermain pikiran dan sejarah atau hipotesis yg blm tentu,bukan tebar pesona,atau tebar kebaikan diri,atau kesemuan diri,dalamilah lalu jgn menuntut orang lain sesuai apa mau,krn berbeda dan kebenaran mutlak semata,dan hati ini berusaha meluruh,sejenak melembutkan hati,pikiran,tindakan dlm artikulasi serta ukiran yg berbatu dgn Illahi..terlelap dlm kepasrahan total dlm pangkuan Nya..krn keajaiban dlm tengadah mlm dlm laparny perut,membinasakan sifat kegersangan,tetap dlm lingkaran Illahi dbalik kegersangan hati pikiran serta rangkaian cerita,dan maaf terdiam dlm pangkuan Illahi..amin

No comments:

Post a Comment